Perbedaan Jaringan Infrastructure dan Ad Hoc

Koneksi jaringan wireless dapat terbagi menjadi 2 yaitu Infrastructure dan Ad Hoc.  Perbedaan dari keduanya adalah:

  • Infrastructure: Semua perangkat dalam suatu jaringan wireless berkomunikasi satu dengan yang lain melalui access point(wireless router)
  • Ad Hoc: Hanya dua komputer yang bisa saling terhubung satu sama lain melalui jaringan Wireless.

Karena perbedaan itulah baik infrastructure maupun ad hoc masing-masing punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Kelebihan Ad hoc:

  • Pada situasi darurat di mana laptop/PC anda tidak punya kartu jaringan(wireless card) yang mendukung access point maka anda harus menggunakan mode jaringan tersebut.

Kekurangan Ad Hoc:

  • Karena tidak tersentral maka koneksi ke ad hoc mode bersifat terbatas.  Artinya setiap ada komputer baru yang ingin terkoneksi ke komputer anda maka anda harus membuat jaringan ad hoc baru.
  • Kecepatan transfer lebih lambat.
  • Cakupan area kurang begitu luas.
  • Pada devices-devices tertentu terutama android tidak bisa terhubung dengan model jaringan seperti ini.

Kelebihan Infrastructure:

  • Setiap devices dapat berhubungan satu sama lain secara terpusat melalui wireless access point.
  • Kecepatan transfer lebih cepat.
  • Lebih aman karena anda dapat tidak mengijinkan suatu perangkat asing untuk terkoneksi ke jaringan wireless.
  • Cakupan area lebih luas.
  • Support dengan devices-devices modern seperti android.

Kekurangan infrastructure:

  • Kartu jaringan anda harus support access point, jika tidak maka anda harus membeli USB dongle.

Jika kartu jaringan anda support access point anda bisa menerapkan model jaringan infrastructure ini dengan membuat hotspot sendiri dengan command prompt, tetapi jika tidak dan hanya untuk jaringan peer to peer anda bisa membuat jaringan ad hoc dengan cara sebagai berikut:

Buka Control Panel->View Network status and task di menu Network and Internet

buat ad hoc network bagian 1

Setelah selesai, klik manage wireless networks seperti yang dilingkari warna merah berikut:

Manage Wireless Network

Jika sudah, tampil form untuk memanage network.  Ada beberapa tombol di situ yaitu add, adapter properties, profile types dan network and sharing center.  Klik tombol add, setelah tampil form baru klik create an ad hoc network.

Buat ad hoc network bagian 3

Jika sudah selesai klik next hingga akan tampil gambar berikut.  Isi Network Name(SSID), security tpe, security key sesuai keinginan anda:

buat ad hoc network bagian 4

Jika berhasil maka anda jaringan ad hoc sudah siap dipakai seperti di bawah ini:

buat jaringan ad hoc bagian 5

Sekarang anda tinggal menunggu wireless dari devices lain untuk terkoneksi dengan jaringan anda.  Seperti yang tertera di atas, wifi di android tidak bisa terkoneksi dengan jaringan ad hoc, oleh karena itu sebagai tes anda harus pakai laptop lain supaya bisa terkoneksi.

anasmbahdien

Seorang programmer yang menguasai bahasa pemograman Delphi, VB.NET, PHP dan Android. Untuk hasil karya kunjungi mogotekno.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *