K-Meleon browser tercepat dan teringan untuk PC

Semakin bagus web, semakin banyak script yang makan resources jika tidak diimbangi hardware mumpuni akan berakibat fatal karena akan mengakibatkan PC jadi sering mati kepanasan saat sedang digunakan berselancar di internet.  Jika PC anda mengalami kondisi demikian anda harus menggunakan browser yang mampu mengatasi itu semua. Oleh karena itu mungkin anda bisa mempertimbangkan K-Meleon sebagai browser alternatif karena kelebihannya yaitu paling cepat dan ringan dibandingkan browser-browser lain.

K-Meleon Browser teringan dan tercepat

Dan berikut ini beberapa alasan kenapa penulis memilih K-Meleon menjadi browser tercepat dan teringan untuk pc atau laptop:

Menggunakan Engine Firefox jadul(jaman dulu)

K-Meleon adalah browser yang menggunakan engine yang sama dengan Firefox yaitu Gecko.  Perbedaannya untuk menjaga agar browser ini tetap ringan hingga tahun 2017 ini mereka menggunakan engine Firefox versi 31 yang dirilis tahun 2014.  Karena itu browser ini cocok bagi pengguna PC jadul yang  processornya masih dual core kebawah.  Untuk PC yang lebih lawas lagi semisal pentium 3 anda bisa menggunakan Dillo atau OffByOne 2 browser kecil dan ringan murni tanpa javascript.

Blocking JavaScript

Fitur blocking Javascript K-Meleon ini bukan berarti mendisable seluruh Javascript suatu website tetapi hanya script-script tertentu seperti Pop Up Windows, script Autoresponsive yang ada di website-website tertentu dibuat tidak berfungsi. Sebagai pembuktiannya anda silahkan kunjungi website yang cukup berat seperti kaskus.co.id atau tribunnews.com dengan browser ini lalu bandingkan dengan browser lain niscaya ada perbedaannya

Blocking Java, Image dan Flash

Disamping memblockir Javascript, K-Meleon juga mempunyai fitur blocking 3 item tersebut di atas. Fitur ini biasanya cuma ekstensi/add-ons dari browser-browser populer tetapi di K-Meleon dijadikan menu tersendiri.

Pengurangan kualitas gambar

Sama dengan browser-browser ringan yang lain, untuk menambah kecepatan loading halaman K-Meleon juga mempunyai fitur untuk mengurangi kualitas gambar.

Blokir Iklan

Di browser Opera, Chrome ataupun Mozilla Firefox fitur ini biasanya anda dapatkan melalui ekstensi adblock, tapi di K-Meleon anda bisa memblokir iklan tanpa menginstall ekstensi terlebih dahulu

User Defined Tweak

Karena menggunakan mesin yang sama dengan Firefox yaitu Gecko, maka tweak di K-Meleon caranyapun sama yaitu dengan mengetikkan about:config di alamat URL browser lalu anda bisa ubah beberapa setting. Meskipun caranya sama, tapi K-Meleon menawarkan fitur lebih karena menyediakan User.js yang bisa anda gunakan untuk mentweak tanpa merubah secara manual di about:config. Jika sudah tidak diperlukan anda dapat menghapus script yang anda tanam di user.js tersebut maka setting di K-Meleon akan kembali seperti sedia kala.

Jika anda ingin mencoba tweak di K-Meleon silahkan buka menu Edit->Configuration->User Settings lalu ketikkan script berikut setelah itu simpan dan restart browser anda.



user_pref("content.notify.ontimer", true);

user_pref("content.notify.interval", 100);

user_pref("content.notify.backoffcount", 200);


user_pref("network.http.pipelining", true);
user_pref("network.http.proxy.pipelining", true);
user_pref("network.http.pipelining.firstrequest", true); 
user_pref("network.http.pipelining.maxrequests", 100); 


user_pref("network.http.max-connections", 60);
user_pref("network.http.max-connections-per-server", 32); 
user_pref("network.http.max-persistent-connections-per-proxy", 16); 
user_pref("network.http.max-persistent-connections-per-server", 8); 


user_pref("nglayout.initialpaint.delay", 0);

Untuk bloking-bloking lainnya anda bisa coba di menu Privacy browser tersebut lalu lihat efeknya di memory PC anda.

Dan berikut bukti perbandingan memory pemakaian antara K-Meleon vs Firefox dengan mengunjungi halaman website yang sama.

K-Meleon vs Firefox

Tampak di sana K-Meleon hanya membutuhkan sekitar 150 ribu bytes memory sedang Firefox dua kalinya yaitu 320 ribu bytes.

Karena cepat dan ringan itulah, sebagaimana yang dilansir di forum mereka, banyak yang menginginkan agar K-Meleon bisa diinstall di Linux.  Sayang sekali hingga saat ini K-Meleon hanya bisa dipasang di Windows sedang untuk Linux harus menggunakan Wine.

Meski browser ini punya performa yang bagus, penulis menganjurkan tidak memakai browser ini untuk mengakses website yang benar-benar berat semacam Google Analytics atau Google Words karena kemungkinan besar terjadi crash.

 

anasmbahdien

Seorang programmer yang menguasai bahasa pemograman Delphi, VB.NET, PHP dan Android. Untuk hasil karya kunjungi mogotekno.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *