Memahami Parameter MySQLinstanceConfig MySQL

Jika anda menginstall MySQL di Windows setelah instalasi binary dan library selesai maka ditampilkan pesan apakah dilanjutkan dengan konfigurasi data atau tidak.  Jika anda menjawab ya, maka Mysql akan mengeksusi file mysqlinstanceConfig.exe yang disertakan dalam paket instalasinya.

Di samping ada tampilan GUI-nya, Mysqlinstanconfig.exe juga bisa dijalankan secara hidden.  Karena bisa running hidden itulah jika anda membuat paket instalasi semisal menggunakan Inno Setup anda dapat mengeksekusi file tersebut tanpa melibatkan interaksi dari user.

Untuk menjalankan MySQLinstanceConfig.exe secara silent ada beberapa parameter yang harus diisi yaitu

Opsi Keterangan
-nPRODUCTNAME Nama produk MySQL.  Untuk mengetahuinya anda bisa lihat yang dilingkari warna biru.

MySqlinstanceConfig Mysql Version
Gambar 1
-pPATH Folder instalasi mysql atau sama dengan basedir di mysql.ini anda.
-vVERSION Versi MySQL anda seperti gambar yang dilingkari warna merah di atas
-i Opsi untuk menginstall instance dari Mysql
-r Menghapus instance Mysql
-s Memberhentikan instance mysql
-q Eksekusi secara diam-diam tanpa user interface
-lFILENAME Log instalasi mysql
-tFILENAME File ini anda yang digunakan sebagai template konfigurasi
-cFILENAME Nama file ini yang akan dijadikan parameter untuk menjalankan server(biasanya my.ini , tapi itu bersifat opsional)

Pada saat di jalankan command mysqlinstanceconfig di atas maka file my.ini lama anda akan dibackup ke menjadi file yang berakhiran .bak, kemudian diganti oleh file template ini seperti yang disebutkan dalam parameter -t.

Dan parameter berikut bersifat opsional, artinya jika anda sudah menyertakan template ini seperti yang tersebut di atas tidak berpengaruh dalam file my.ini mysql anda.  Parameter tersebut

Parameter Keterangan
ServiceName=$ Nama service MySQL yang akan ditampilkan di daftar service Windows
AddBinToPath={yes | no} Apakah direktori instalasi mysql tersebut masuk ke path enviroment variables Windows sehingga ketika running anda cukup mengetikkan mysql.exe tanpa harus menyebutkan lokasi foldernya.  Pada situasi tertentu opsi ini efeknya saat Windows di restart.
ServerType={DEVELOPMENT | SERVER | DEDICATED} Tipe server konfigurasi MySQL.  Opsi ini sama dengan gambar yang tertera di bawah ini.

Tipe Server Parameter MySQL
Gambar 2
DatabaseType={MIXED | INNODB | MYISAM} Default storage engine.  Anda bisa memilih Mixed (campuran antara MYISAM dan InnoDb), InnoDB saja atau MyISAM saja.  Opsi ini sama dengan gambar dialog berikut:

Paramater MysqlinstanceConfig dialog storage engine
Gambar 3
ConnectionUsage={DSS | OLTP} Menentukan jumlah concurrent connectionss(koneksi yang berjalan saat bersamaan).  Sama dengan gambar di bawah berikut:

Parameter MysqlinstanceConfig Concurent Connections MySQL
Gambar 4
ConnectionCount=# Jumlah concurent connections.  Jika opsi ini disertakan maka otomatis opsi ConnectionUsage seperti di atas tidak digunakan.
SkipNetworking={yes | no}  Jika menjawab yes maka server MySQL hanya terkoneksi secara lokal menggunakan named_pipe.  Abaikan perintah ini jika koneksi anda menggunakan port.
Port=#  Port listening MySQL. Jika diakses komputer luar pastikan Firewall tidak memblok port tersebut.  Secara default port MySQL adalah 3306.  Tetapi jika anda running 2 instance mysql anda bisa membuka port lain misal 3307.
StrictMode={yes | no} Apakah mengijinkan MySQL running StrictMode.  Opsi ini sebaiknya diisi dengan yes karena mengijinkan default value saat insert data ke tabel.
Charset=$ Opsi default charset seperti gambar dialog berikut.

Parameter MysqlinstanceConfig Charset
Gambar 5

Jika parameter tidak disertakan maka akan diisi default charset MySQL yaitu latin1.

RootPassword=$ Root password yang akan dibuat.  Jika MySQL instance sudah ada maka root password baru akan menimpa root password lama dengan syarat opsi Rootcurrentpassword seperti parameter dibawah tersebut telah terisi dengan benar.
RootCurrentPassword=$ root password saat ini.  Opsi ini berguna untuk konfigurasi ulang MySQL atau untuk memberhentikan service MySQL

Contoh:


cd /d C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.5\bin
mysqlinstanceconfig -i -q "-lC:\mysql_install_log.txt"^
   "-nMySQL Server 5.5" "-pC:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.5" -v5.5.56^
   "-tC:\Users\bencis\template.ini" "-cC:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.5\my.ini" ServerType=DEVELOPMENT DatabaseType=MIXED^
 ConnectionUsage=DSS Port=3306 ServiceName=MySQL55 RootPassword=1234

Simpan script di atas dalam batch file dan rubah beberapa hal serperti:

  • Folder mysql, sesuaikan dengan folder mysql anda
  • File template ini(mysqldefault.ini).  Sesuaikan dengan template anda.  Untuk lebih mudah anda dapat mengambilnya di file my.ini folder mysql anda.
  • servicename dan RootPassword sesuaikan dengan keinginan anda.

Sebelum menjalankan anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Seperti yang sudah penulis katakan di atas, opsi yang tersebut dalam tabel kedua tidak berpengaruh terhadap my.ini, artinya misal anda menyertakan port, sedang di template.ini sudah menyebut konfigurasi port maka setting tersebut tidak berubah.Contoh:
    
    [mysqld]
    port=3307
    

    Jika anda menyebutkan parameter port tersebut misal 3308 maka tidak mengubah setting my.ini menjadi 3308

  • Opsi seperti tabel 2 tersebut hanya berguna saat rekonfigurasi instance perkecualian untuk RootPassword.  Jadi ketika instance sudah ada maka anda sebaiknya menyertakan parameter dalam tabel 2.
  • Jika terjadi kegagalan konfigurasi, jalankan mysqlinstanceconfig.exe secara manual setelah itu remove instance.  Ada kalanya sesudah remove instance mysql instance di service masih ada dengan kondisi disabled.  Daripada diotak-atik bagaimana menghilangkannya, cukup anda restart saja maka akan hilang dengan sendirinya.

Penulis sarankan gunakan VirtualBox untuk testing agar tidak mengganggu konfigurasi mysql anda yang sudah ada.  Pemahaman MySQLInstanceConfig.exe ini sangat diperlukan terutama bagi anda yang ingin membuat paket instalasi semacam Inno Setup yang juga menyertakan MySQL di dalamnya.

 

anasmbahdien

Seorang programmer yang menguasai bahasa pemograman Delphi, VB.NET, PHP dan Android. Untuk hasil karya kunjungi mogotekno.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *