Tutorial OpenShot Bahasa Indonesia

Sekilas Mengenai OpenShot

OpenShot dibuat pada bulan Agustus tahun 2008, oleh Jonathan Thomas, seorang software developer berasal dari North Texas (USA). Openshot melibatkan beberapa bahasa pemograman, sebagai backend mereka menggunakan C++, interfacenya menggunakan Phyton dan Qt5 dan dibagian timelinenya menggunakan HTML5 serta Javascript. Sedang untuk animasi serta 3D effects mereka menggunaka Blender. Openshot pertama kali diluncurkan masih menggunakan Ubuntu, tetapi semenjak Juli 2014 OpenShot sudah dapat diinstall di Windows dan Mac.

Pengenalan Bagian-bagian OpenShot

Bagian-bagian Openshot

  1. MainToolbar
    Terdiri atas(tombol dari kiri kekanan):
    – New Project: Untuk membuat proyek baru
    – Open Project: Untuk membuat proyek
    – Save Project: Untuk menyimpan proyek
    – Undo
    – Redo
    – Choose Profile: Memilih profile untuk preview dan eksport video
    – Full Screen: OpenShot tampil Full screen dengan menutupi toolbar windows
    – Export Video: Mengeksport video hasil editing ke berbagai format
  2. Project Files
    Berisi tentang file-file yang akan diolah baik itu video, gambar atau audio
  3. Edit Toolbar
    Terdiri atas(tombol dari kiri ke kanan):
    – Add Track: Menambah track editing.
    – Snapping Enabled: Mengatur agar clip bisa segaris dengan red line. Lihat gambar bawah.
    OpenShot Snapping EnabledJika tombol Snapping Enabled ditekan maka clip bisa ditempatkan sejajar dengan garis merah(yang dilingkari warna putih). Jika tidak ditekan maka clip sulit ditempatkan di situ. Fitur ini seperti penanda tab di MS Word.
    – Razor tool: Fitur potong cepat, secara otomatis clip-clip dalam track terpotong-potong menjadi beberapa bagian.
    – Add Marker: Fitur yang mirip Bookmark di MS Word, menandai bagian-bagian di track agar red line bisa pindah ke tempat yang ditandai tersebut dengan cepat. Cara menggunakannnya adalah geser red line sesuai keinginan anda lalu tekan tombol add Marker maka otomatis terpasang penanda yang berwarna biru(yang dilingkari putih) di track anda seperti gambar berikut:
    add Marker OpenShot
    – Previous Marker dan Next marker: Memindah-mindahkan red line ke tempat yang ditandai
  4. TrackBar
    Adalah tempat untuk mengatur clip-clip yang di edit. Fitur ini seperti Layer di software grafis.
    Untuk menambah, mengedit, menghapus, melock track anda bisa klik di bagian pojok kiri trackbar anda seperti gambar berikut:
    Add Track OpenShot
  5. RedLine
    Berfungsi sebagai penanda preview, cut clip, marker dan lain sebagainya.
  6. Preview Video
  7. Penanda Waktu
  8. Zoom Slider
    Berguna untuk memendekkan atau memanjangkan track

Tutorial Singkat

Tambahkan beberapa file di proyek anda, lalu pilih file dalam proyek tersebut dengan menekan tombol CTRL+A atau jika ingin memilih beberapa file cukup tekan tombol CTRL lalu klik file dalam proyek anda tersebut.
add to project OpenShot
Setelah selesai klik kanan lalu pilih Add To TimeLine. Akan tampil seperti berikut:

Tambah ke TimeLine OpenShot

Atur efek serta animasi yang anda butuhkan seperti Zoom, Fade, Transition, serta atur juga panjang pendek dari clip anda. Jika sudah klik OK maka clip-clip tersebut akan ada di Trackbar.

Tambah ke TrackBar OpenShot

Jika sudah dirasa cukup dan tidak perlu di edit lagi maka tinggal klik tombol Eksport ke video sesuai format keinginan anda.

OpenShot juga menyediakan fitur pemotong clip “on the fly”. Caranya, di project files anda pilih clip yang akan di potong lalu klik kanan dan pilih Split Clip:

Split Clip Menu OpenShot

Jika sudah selesai tandai awal dan akhir clip lalu klik Create.

Split Clip OpenShot

Secara otomotis akan tampil clip baru di project files anda untuk selanjutnya anda bisa tambahkan di TrackBar.

Klik berikut untuk tutorial OpenShot tingkat lanjut.

anasmbahdien

Seorang programmer yang menguasai bahasa pemograman Delphi, VB.NET, PHP dan Android. Untuk hasil karya kunjungi mogotekno.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *